Tampilkan postingan dengan label Fighting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fighting. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 November 2012

IPA vs IPS?

Kenapa banyak anak IPS yang di anak tirikan oleh anak IPA? Ya karena, sebagian besar asumsi yang beredar turun menurun kalo anak IPS itu,  banyak yang diasumsikan pengangguran, sering ngelakuin kenakalan, bahkan tindak kriminal. Disini hana pengen ngelurusin asumsi yang nggak bener itu :p

Bukanya hana nggak ngebelain jurusan hana sendiri, Jurusan IPA. Tapi karena Hana juga ya, pernah berminat dan kepingin banget masuk IPS. Tapi - ya karena alasan tertentu, tuntutan cita cita dan juga, orang tua. Ya, sedikit terpaksalah hana masuk IPA karena, ya kalo boleh jujur dan boleh curhat; dari dulu hana gasuka sama pelajaran pelajaran eksak. Tapi terlanjur huft :'

“Papah dan Mamah  nggak mau tahu nak, pokoknya kamu harus masuk IPA, titik!
Mungkin ada diantara kita yang pernah dapat kata-kata “sakti” itu dari orang tua. Ya, kebanyakan orang tua memang menginginkan anaknya masuk disiplin IPA saat penjurusan kelas XI di SMA. Tidak peduli minat anaknya, yang penting harus masuk IPA. Memang, anggapan yang berkembang di masyarakat saat ini menempatkan IPA sebagai favorit (lebih bergensi dari IPS). Selain dianggap lebih “cerdas”, anak IPA juga dipandang lebih santun daripada anak IPS yangbegajulan. Dan itupun, karena fakta yang berkata. Hampir sebagian besar. 

Tapi saya disini bukan untuk “mendewakan” IPA. Juga tidak berniat menjatuhkan IPS ( (karena saya anak IPA). Saya disini hanya sebatas berusaha untuk mengubah paradigma masyarakat seperti yang tersebut diatas. Saya hanya berusaha agar teman-teman bisa memandang segala sesuatu dari dua sisi (tidak melulu dari satu pendapat saja). 
Ok, mulai ke pokok permasalahan. 

Disini bakalan ada pembeda dari anak IPA sama IPS, 

Diantaranya:


Fakta-Fakta Menarik Seputar Anak IPA

  •  Sangat telaten (teliti). Untuk ini saya acungkan dua jempol. Saya kadang kagum atas ketelitian yang ditunjukkan lewat ucapan dan perbuatan anak IPA. Mungkin hal ini dipengaruhi oleh sebagian besar disiplin ilmu mereka yang menuntut ketelitian tingkat tinggi, contoh: Matematika, Fisika, Kimia, dll. Tapi, lain untuk saya, kenapa gapernah setelaten anak IPA lain :') 
  •  Suka hal-hal yang pasti. Ini juga dipengaruhi oleh disiplin yang mengajarkan ilmu-ilmu pasti. Dicontohkan diajarkan, bahwa 1+1=2. Hm, pasti sih tapi ribet!
  • Sangat rajin. Ya, kebanyakan teman IPA saya sangat rajin entah dalam belajar maupun mengerjakan tugas. Tuntutan, dengan berakhir harus mengasyikan diri menyelam ke “samudra rumus-rumus” pelajaran Matematika, contoh: Integral, differensial, kalkulus.
  • Mukanya kusut ( Maaf guys, tapi disini termasuk saya juga. Huft). Mereka kadang murung karena nilai Kimia anjlok atau Fisika yang “sangat sulit” untuk dipahami, hhe. Beda sama anak IPS. Setiap hari mereka akan berbinar-binar karena semalam baru saja menemukan tempat nongkrong yang baru. Tidak perduli nilai jongkok atau banyak tugas. Hmmm.....
  • Ada beberapa yang terserang tekanan mental dan stress, yang stress saya sendiri. Jangan ketawa! Ini saya serius. :p Di IPA tuh harus kuat mental, seriusan deh. Harus kuat otak, dan ditambah lagi harus kuat dengan guru yang hampir semuanya killer! 
  • Dan Imeg anak IPA keseluruhan itu terpandang pinter, istimewa, dan keren! Walaupun sebenernya sih kalo kalian tau, pikiran kami itu setiap harinya kusut. Ketemu itungan setiap hari. Wakaka :p  
  • Banyak peminat, dan merasa bangga kalo udah masuk IPA :DD
  • Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika
  • Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat
  • Tuntutan
     : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi
  • Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya
  • Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA
  • Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai
  • Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah


Fakta-Fakta Menarik Seputar Anak IPS 

  • Santai dan cenderung menikmati segala suasana. Apapun kondisinya, dimanapun tempatnya,   kapanpun waktunya, kita anak IPS selalu enjoy dan menikmati segala sesuatunya. Sekalipun nilai rapor dibawah KKM, kita santai. Kita melihat sisi positifnya. Kita bisa lebih dekat dengan Guru mata pelajaran, dan belajar banyak dari beliau tentang apa-apa yang kurang dipahami.
  •  Suka nyepik (nge-Gombal). Nah, ini yang patut diwaspadai sama kaum hawa! Kalau kalian dirayu/dipuji cowok-cowok IPS, jangan langsung percaya! Bisa jadi itu Cuma taktik mereka aja untuk dapetin cinta kalian.wkwkwkwk. Mungkin ini berkat sebagian mata kuliah kita yang menuntut aktif berbicara dan tidak harus sesuai dengan teks (buku). Kita dituntut untuk bisa berimprovisasi. Jadi, 1+1 tidak selalu dua. Menurut saya, 1+1=0. Kok bisa? Sekarang perhatikan konteks ini. Jika ada satu orang takut setan dan tidak berani masuk tempat angker, kemudian datang satu orang lagi yang takut setan. Otomatis kadar ketakutannya akan berkurang atau bahkan hilang dan akhirnya mereka berdua berani masuk ke sebuah tempat angker. Hal ini karena disebabkan faktor ada tambahan satu orang tadi. Intinya, Satu orang takut+Satu orang takut= Nol orang takut (tidak ada). Bingung? Kurang jelas? Wong saya aja nulis ini juga bingung kok. Wkwkwk
  • Wajah ceria dan penuh senyum. Ini ada hubungannya dengan poin pertama. Karena kita memandang segala sesuatunya dengan santai dan tanpa beban. Memang ada kalanya kita serius, tapi itu terjadi hanya sebentar. Setelah itu ya senang-senang lagi.
  • Dianggap berandal. Ini anggapan masyarakat yang salah. Mereka hanya menilai sesuatu dari luarnya. Apa mereka tidak pernah diberi petuah “Don’t judge the book by the cover”? Tidak selalu kita berpenampilan dan berbuat acak-acakan lalu otak kita juga acak-acakan. Ah tapi biarlah :p
  • Suka petualangan (baca: mbolang).  Karena terbukti, anak anak IPS itu suka banget maen kemana mana. Kebalikan dari aak IPA. Hauft.
  • Kenyang main. Dan aku sirikkkkkk! 
Semangat guys, IPA IPS punya tingkat kesulitanya masing masih (^o^)9
Segitu deh fakta anak IPS yang aku tau. Pokoknya sekarang yang perlu kalian tau. Beneran, asli aku 
kepengen pindah jurusan ke IPS kalo bisa. Hadeuh, enpi bangetlah :' 

Tapi udahlah, mungkin IPA juga gaseburuk yang dibayangin.
Aku udah milih IPA, dan harus ngejalanin. Semangat! (:

Want to be a Fashion Designer!



Walaupun salah satu cita cita ini, bakalan kejadian 5 atau 7 taun lagi. Amin. Hana bakalan share cara sukses buat jadi Fashion Designer yang baik. Prepare prepare aja gitu buat kalian yang minat masuk Fashion Designer juga.  Ehm, tapi ini juga jadi salah satu loh. Jurusan seni juga bener bener menarik tuh. YIHAAAAA, eh lupa belum juga kelas XII. Eh apa ini jadi ngikut curhat hehehe.
Sekolah Mode

That’s Right! Meskipun bakat dan kreatifitas itu bisa datang secara otodidak, namun saya percaya dengan sekolah seperti sekolah mode bukan hanya menjadi nilai tambah saja, namun kita juga bisa mengasah kreatifitas itu untuk menjadi seorang designer. Bukan hanya designer yang kerjanya hanya bisa memabuat ide rancangannya saja namun juga bisa proposiponal.
Menurut Bernad Candran pendidikan dalah modal, mulai dari teknik menjahit, merancang, hingga sejarah fashion kita harus tau. Seseoang harus tahu basic menjadi designer bahkan tak sedikit para designer yang rela sekolah keluar negri hanya untuk  belajar.
“Everyone  must go to a fashion school to understand the basic of fashion . Not only to learn design , but history the fashion too”
Mengikuti Kompetisi
Dengan mengikuti ajang kompetisi juga mampu menjadi tolak ukur kemampuan teknik merancang bagi anda sendiri. Sejauh mana kapasitas kemampuan anda? Berkaca pada Bernad Candran, ia  mengikuti kontes “ Open Eouropan Contest For Look Of The Year 2000 dan menjadi orang pertama yang memenangkan ajang tersebut. Cara lain untuk mengukur keberhasilan eksistensi seorang designer bisa kita lihat dengan jam terbang karyanya di dalam maupun luar negeri.


Strategi Bisnis
Untuk menjadi seorang designer kita juga harus memiliki keakuratan dalam menganalisis starategi bisnis apa saja yang akan dilakukan. Mengintip trend yang ada serta membuat sebuah inovasi terbaru sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri . Modal  kecil buakanlah menjadi salah satu halangan , seperti contoh Tube Gallery berawal dari outlate kecil di dapartement store Bangkok, Hingga akhirnya Tube Gallery berhasil merebut pasar lokal hingga sampai bisa memiliki butik sebesar sekarang.
“ Star Your Businers from a small amount of capital and say no to over price product”
Harus Berani
Kita juga harus memiliki salah satu kepercayaan diri yang cukup tinggi untuk bisa menjadi salah satu designer  terkenal. Menurut Tube Gallery Kepercayaan diri menjadi salah satu modal. Resep untuk menjadi designer yang profesional caranya :
“Hanya mau merendahkan diri dengan belajar dari nol soal teknik design, produksi hingga penjualan. Berhasil meraup untuk ekspor dan kita juga tidak takut ketika trial error selama terus mencoba untuk mendesign rancangan terbaik “. Salut..:)
Ah! Fashion Designer. So, Menurut saya menjadi seorang designer itu merupakan salah satu kebanggaan tersendiri. Apapun cita-cita kamu entah itu menjadi seorang designer atau seorang penulis yang terpenting adalah tekad pleus semangat yang kuat. Kita jadi designer, penulis, atau pelukis taun taun mendatang ya! Semoga kita berhasil! Yiha, amin. Mangat guys, Impian nin impian! :p

Rabu, 15 Desember 2010

Come up!

Rise from adversity
All is not the end of everything
Now my love is just a fragile
The only play-act on stage
Sandirwara false love and wrath
My emotions rise, all have passed
Seconds have elapsed detikpun
No way tuk me repeat everything
No way dear :"
You change with its running time
All who made ​​me make
I just eye to fall and Down!
I'll try not to weak
And not as fragile as you imagine
Although I tlah very fragile because you're brittle
Because the wound you gave to the bitter memories
What should I recalled :')
Lagi musim galau nih, Ijin curhat ya, Ya, Sengaja sih pake ingris. Maksunya, Biar gapada langsung nyerna ceritanya. Hiiih! Bye. Salam manis dari yg manis :'3